
22 Feb Keunggulan Base Oil Sintetik
Keunggulan Base Oil Sintetik
Oli mineral berbasis minyak bumi berfungsi sangat baik sebagai pelumas dengan sekitar 90% aplikasi industri. Oli industri ini hemat biaya dan memberikan masa pakai yang wajar jika digunakan dengan benar, tetapi memiliki beberapa keterbatasan, tergantung pada jenis bahan dasar yang digunakan, teknologi pemurnian, jenis dan kadar aditif yang dicampur, dan kondisi operasi yang dihadapi. Kesulitan utama dalam penggunaan oli mineral adalah:
- Adanya lilin, yang dapat mengakibatkan sifat aliran yang buruk pada suhu rendah.
- Stabilitas oksidasi yang kurang pada suhu tinggi terus menerus, yang dapat menyebabkan penumpukan endapan dan asam.
- Perubahan viskositas seiring perubahan suhu, yang dapat menyebabkan minyak dasar menjadi terlalu encer pada suhu tinggi.
- Batas aplikasi suhu tinggi maksimum praktis sekitar 125 °C, di atas suhu tersebut minyak dasar akan teroksidasi dengan sangat cepat. Sebaiknya oli industri berbasis minyak mineral tetap berada dalam kisaran suhu operasi 40 – 65 °C
Minyak dasar sintetis mahal karena proses yang terlibat dalam pembuatan minyak dasar kimia murni ini. Penggunaannya harus membenarkan biaya tambahan tersebut. Harus ada manfaat finansial dari penggunaannya.
Mengenai kemurnian kimianya, bayangkan analogi sebuah wadah berisi bola. Oli industri berbasis mineral akan seperti memiliki wadah yang diisi dengan banyak bola berbeda bentuk dan ukuran, seperti bola sepak, bola bisbol, bola tenis, bola pingpong, bola golf, dll.
Oli mineral mengandung ribuan, bahkan jutaan, struktur kimia (molekul) yang berbeda. Oli berbasis sintetis akan setara dengan memiliki wadah yang diisi hanya dengan satu jenis bola (contoh: bola tenis). Setiap struktur dalam wadah oli sintetis hampir identik dengan struktur di sebelahnya..
Baca Juga : Apa Perbedaan Antara Base Oil Mineral dan Sintetik?
Dua keuntungan utama oli industri berbasis sintetis adalah kemampuannya untuk mengungguli oli mineral pada suhu operasi tinggi (di atas 85 °C) dan pada suhu operasi rendah (di bawah -18 °C). Ada juga potensi keuntungan lainnya.
Tergantung pada jenis sintetisnya, keunggulan lain dari oli industri sintetis (selain keunggulan suhu tinggi dan rendah) dapat meliputi:
- Peningkatan efisiensi energi (kurang dari 1%) karena sifat suhu rendah yang lebih baik
- Kekuatan lapisan oli yang lebih tinggi pada beberapa jenis sintetis
- Garansi yang lebih panjang dari beberapa produsen peralatan
- Emisi hidrokarbon mesin yang lebih rendah
- Jangka waktu penggantian oli yang lebih panjang pada beberapa aplikasi
- Kemampuan terurai secara hayati pada beberapa jenis sintetis (ester)
- Daya pembersih alami
- Indeks viskositas yang lebih tinggi
- Ketahanan terhadap api (ester fosfat)