09 Agu Oli Penghantar Panas untuk Sistem Sirkulasi | Deltalube 760 Heat Transfer Oil
Oli Industri
Pelumas penghantar panas yang dapat meningkatkan efisiensi peralatan Anda—pemanasan lebih cepat dan merata, stabil di suhu tinggi, serta membantu menekan biaya operasi dan maintenance.

Deltalube 760 Heat Transfer Oil
20 Liter

Deltalube 760 Heat Transfer Oil
200 Liter
Rekomendasi Pemilihan
Pilihan kemasan : 20 L & 200 L
Catatan praktik:
• Sistem tertutup membantu menjaga oli tetap bersih dan stabil, serta meminimalkan paparan oksigen yang bisa mempercepat oksidasi.
Deltalube 760 Heat Transfer Oil adalah pelumas penghantar panas (heat transfer oil) yang dirancang untuk aplikasi pemindahan panas pada peralatan industri. Pada sistem pemanas sirkulasi, kualitas heat transfer oil sangat menentukan kecepatan distribusi panas, kestabilan temperatur proses, serta risiko gangguan seperti pembentukan deposit/pengendapan yang dapat menurunkan efisiensi.
Deltalube 760 diformulasikan dengan aditif khusus yang cenderung menolak pengendapan, sehingga membantu menjaga jalur sirkulasi tetap bersih dan performa penghantaran panas tetap stabil. Dengan karakteristik ini, Deltalube 760 membantu proses pemanasan berlangsung lebih efisien, suhu lebih terkontrol, dan kebutuhan pemeliharaan bisa lebih ringan.
Keistimewaan
- Menghemat biaya operasi karena penyaluran panasnya lebih cepat dibandingkan minyak pelumas biasa yang murah.
- Menghemat waktu pemeliharaan karena Deltalube 760 memiliki aditif khusus yang cenderung menolak pengendapan.
- Dapat beroperasi sampai suhu 360°C (Initial Boiling Point ASTM D-86: 362°C).
- Tetap stabil dalam suhu tinggi, karena bahan dasarnya memiliki viskositas rendah.
- Indeks kekentalan sangat tinggi, sehingga kekentalannya tetap stabil walaupun terjadi perubahan temperatur (Viscositas Index ASTM D-2270: 101).
- Karena pemanasan lebih cepat merata, maka risiko kebakaran dapat dikurangi, yang mungkin terjadi akibat panas yang langsung mengenai bahan yang sedang diproses.
Penjelasan praktisnya di lapangan:
- Panas lebih cepat menyebar = waktu mencapai suhu target lebih singkat, efisiensi proses meningkat.
- Cenderung menolak pengendapan = membantu menjaga efisiensi perpindahan panas dan mengurangi potensi penyumbatan/penurunan flow akibat deposit.
- Stabilitas viskositas = aliran tetap konsisten saat temperatur naik-turun sehingga kontrol proses lebih mudah.
Penggunaan (Aplikasi)
Deltalube 760 Heat Transfer Oil dapat digunakan pada sistem penghantar panas di berbagai lingkungan industri, termasuk:
- Alat penghantar panas di pabrik-pabrik seperti: pabrik plastik, minyak/gemuk, tekstil, sabun, karet, obat-obatan, kimia, dan lain-lain.
- Sistem sirkulasi tertutup: harus diperhatikan supaya sistem sirkulasi tertutup secara total untuk mencegah terjadinya oksidasi dan pencemaran/pencampuran.
- Aliran pelumas harus dikontrol untuk mencegah tempat-tempat tertentu menjadi terlalu panas (biasanya antara 1,5 – 3 meter per detik).
Panduan Operasi Singkat (Best Practice)
Agar performa heat transfer oil optimal dan umur pakai sistem lebih panjang, berikut praktik yang sejalan dengan prinsip pemakaian heat transfer oil:
- Gunakan sistem sirkulasi tertutup dan pastikan tidak ada kebocoran udara/masuknya kontaminan.
- Kontrol flow rate agar panas menyebar merata dan tidak menumpuk di satu titik (mengacu pada panduan 1,5–3 m/detik sesuai kebutuhan sistem).
- Gunakan sistem sirkulasi tertutup dan pastikan tidak ada kebocoran udara/masuknya kontaminan.
- Pantau temperatur operasi dan hindari lonjakan suhu mendadak agar kestabilan proses terjaga.
- Lakukan inspeksi berkala (kebersihan strainers/filter, kondisi pipa, performa pompa) agar sirkulasi tetap optimal.
- Jika ada indikasi deposit/penurunan performa, lakukan evaluasi sistem sebelum masalah membesar (misalnya cek flow, heat exchanger fouling, dan kebersihan jalur).
Keunggulan Utama
- Transfer panas lebih cepat → efisiensi proses meningkat.
- Aditif khusus cenderung menolak pengendapan → membantu menekan downtime & maintenance.
- Stabil di suhu tinggi dan viskositas rendah → mendukung sirkulasi yang konsisten.
- Viscosity Index ASTM D-2270: 101 → kekentalan lebih stabil saat temperatur berubah.
- Dapat beroperasi hingga 360°C (Initial Boiling Point ASTM D-86: 362°C).
- Membantu menurunkan risiko kebakaran karena pemanasan lebih cepat merata.
FAQ
1. Heat transfer oil itu fungsinya untuk apa?
Heat transfer oil berfungsi sebagai media pemindah panas pada sistem pemanas sirkulasi, agar panas dapat disalurkan lebih cepat dan merata ke area proses.
2. Kenapa sistem harus sirkulasi tertutup?
Sistem tertutup membantu mencegah oksidasi serta pencemaran/pencampuran, sehingga kualitas oli lebih terjaga dan performa pemindahan panas lebih stabil.
3. Apa manfaat aditif yang “menolak pengendapan”?
Aditif ini membantu mengurangi kecenderungan terbentuknya deposit/pengendapan, sehingga jalur sirkulasi lebih bersih dan efisiensi transfer panas lebih terjaga.
4. Berapa suhu kerja yang bisa dicapai Deltalube 760?
Deltalube 760 dapat beroperasi sampai suhu 360°C, dengan Initial Boiling Point ASTM D-86 sebesar 362°C.
5. Kenapa flow harus dikontrol?
Flow yang terkontrol membantu mencegah hot spot (titik terlalu panas) dan memastikan distribusi panas merata. Pada praktiknya, panduan umumnya sekitar 1,5–3 meter per detik (menyesuaikan desain sistem).
| Kekentalan pada suhu 40⁰ C ASTM D-445 | 32.22 cSt |
| Kekentalan pada suhu 100⁰ C ASTM D-445 | 5.401 cSt |
| Index Kekentalan ASTM D-2270 | 101 |
| Titik Nyala, C.O.C ASTM D 92 | 242⁰ C |
| Titik didih permulaan / BP ASTM D-86 | 362⁰ C |
| Titik didih akhir / EP ASTM D-86 | 425⁰ C |
| Thermal Expantion Coefisient 1% C | 0.0008 |