jalan basah

Trik Pengereman Mobil di Jalan Licin atau Basah

Ketahui Trik Pengereman Mobil di Jalan Basah

Musim hujan di beberapa daerah di Indonesia, membuat pengendara perlu ekstra waspada karena permukaan jalan licin. Daya cengkeram ban terhadap aspal (traksi) tentu menurun membuat manuver tertentu bisa membuat mobil rawan tergelincir. Termasuk melakukan pengereman.

Setidaknya ada dua teknik pengereman yang bisa diaplikasikan dalam kondisi jalan basah agar mobil tetap dalam kendali pengemudi. Cara ini dilakukan agar ban tidak kehilangan traksi dan mobil tetap bisa menghindari objek tabrak.

Teknik pengereman dalam keadaan jalan licin atau basah adalah dengan cara threshold dan pulse. Kedua teknik ini membuat traksi roda tetap terjaga dan dapat membuat pengendara tetap dapat melakukan olah kemudi dan bermanuver seperti untuk menghindar.

Pengereman threshold yaitu dengan cara menginjak pedal rem tapi tetap mempertahankan roda berputar. Tekanan kaki terhadap pedal rem tidak mencapai 100%. Kedua, teknik pulse yaitu pedal diinjak kuat dengan cara dipompa, Sehingga sistem rem bekerja seperti halnya cara kerja rem ber-ABS.

Baca Juga : Mengenal Sistem ABS, EBD dan BA

Kedua teknik pengereman tersebut dipergunakan pada saat menghadapi situasi darurat seperti saat jalan licin karena hujan dan memerlukan perlambatan kendaraan dengan segera, tapi juga harus bisa melakukan manuver.

Prinsip kerja teknik pengereman yang benar saat kondisi darurat tersebut yaitu dengan tidak membuat roda kendaraan sampai terkunci dan berhenti berputar (locked braking). Situasi tersebut biasanya terjadi pada kendaraan yang tidak dilengkapi teknologi sistem pengereman antilock braking system (ABS).



WordPress Video Lightbox Plugin