motor besar

Tips Mengendarai Motor Besar Bagi Pemula

Tips Mengendarai Motor Besar Bagi Pemula

Tidak seperti dulu, sekarang motor besar atau dikenal dengan moge (motor gede) sering sekali terlihat berkeliaran di jalan raya. Ya, hal itu karena saat ini banyak pabrikan motor menghadirkan line-up dengan lebih mesin besar dari sebelumnya.

Tidak hanya itu, bicara soal harga saat ini motor besar juga banyak yang terjangkau untuk dimiliki oleh penikmat kendaraan roda dua. Hingga antusiasme masyarakat memilikinya juga meningkat.

Nah, jika memiliki motor besar mungkin mudah, tapi apakah pengendaranya sudah piawai mengendarainya di kepadatan lalu lintas kota di Indonesia? Pasalnya motor besar memiliki bobot dan kapasitas mesin yang cukup besar, hingga bisa menyajikan tenaga mesin yang besar pula.

Jelas ini lebih berisiko bagi pemula. Jangan sampai tujuan ingin menikmati berkendara dengan motor besar malah berujung dengan celaka karena kurang memahami bagaimana cara mengendarai serta karakter motor besarnya. Bagi pemula, beberapa hal ini perlu diperhatikan agar lebih aman mengendarai motor besar.

Yang pertama adalah harus paham bahwa motor besar memiliki tenaga mesin yang besar. Sehingga ketika ingin menjalankannya tidak perlu memutar handel gas terlalu banyak. Ingat, jangan samakan dengan motor yang memiliki kapasitas mesin 150 cc ke bawah yang mungkin sudah terbiasa dengan karakter output tenaga mesinnya. Dengan perlahan memutar handel gas dan melepas tuas kopling sudah dapat membuatnya melaju.

Baca Juga : Gunakan Cara Ini Ketika Mengendarai Motor Jangkung

Jika pengendara motor besar memutar handel gas terlalu banyak saat pertama kali jalan, motor bisa saja tidak terkendali. Mendadak ada dorongan kuat yang dapat membuat ban depan motor terangkat atau dikenal dengan istilah wheelie.

Selanjutnya adalah pengendalian ketika mengendarai motor besar. Tidak hanya mesinnya yang besar, motor besar juga memiliki dimensi dan bobot bodi yang besar pula. Cara mengendalikannya pun tidak seperti motor kecil yang cukup mengendalikan setang motor.

Untuk motor besar, selain mengendalikan setang, juga membutuhkan gerakan tubuh saat motor tersebut dalam kondisi jalan. Gerakan tubuh ini untuk menyeimbangkan. Jika tidak menggunakan gerak tubuh, motor terasa kaku saat menikung dan berpotensi jatuh.

Selain itu, dengan tenaga besar dan akselerasi cepat, membuat pengendara motor besar juga harus paham menggunakan rem pada saat melaju. Pastikan sudah mengetahui karakter  sistem rem motor. Seperti mengenali jarak main tuas rem, kekuatan pengereman atau jarak pengereman motor.



WordPress Video Lightbox Plugin