rem abs

Penyebab Rem ABS Mobil Tidak Optimal

Waspadai Kerja Rem ABS Mobil Tidak Optimal

Sebagai salah satu fitur keselamatan mengemudi di mobil, Anti-lock Braking System (ABS) dapat menjaga mobil tetap dapat dikendalikan meski dalam kondisi pengereman penuh. Tapi sistem ini bisa mengalami gangguan, malfungsi atau tidak bekerja optimal saat dibutuhkan. Beberapa faktor bisa menjadi penyebabnya dan perlu diwaspadai pengguna kendaraan.

Salah satu penyebab munculnya gangguan atau malfungsi ABS adalah kerusakan pada kabel sensor. Sensor ABS terletak di kaliper rem dan kabelnya dapat mengalami gangguan seperti putus akibat benturan, kesalahan saat melakukan reparasi kaki-kaki mobil, atau digigit binatang pengerat.

Putusnya koneksi kabel sensor ABS ini bisa membuat kerja sistem ABS tidak optimal atau malfungsi. Tapi tidak hanya kabel sensorABS, sensornya pun juga dapat mengalami gangguan. Masalah ABS paling umum terjadi adalah ketika sensor terkontaminasi dengan serpihan atau serpihan logam.

Pada tahap ini, pengereman mobil tetap bisa dilakukan tapi dengan metode seperti sistem pengereman non ABS. Putusnya kabel sensor ABS juga ditandai dengan indikator ABS di panel instrumen menyala. Sehingga perlu pemeriksaan pada sistem ABS. Biasanya bengkel besar menggunakan scanner untuk melakukan pengecekan seluruh sistem rem.

Baca Juga : Mengenal Sistem ABS, EBD dan BA

Penyebab berikutnya adalah minyak rem yang sudah mengalami penurunan volume dan kualitas. Minyak rem bisa terkontaminasi dan unit kontrol hidraulis gagal berfungsi. Mengganti minyak rem bisa dilakukan saat perawatan mobil berkala untuk mencegah sistem rem mengalami gangguan atau malfungsi. Termasuk membersihkan tabung minyak rem dari kotoran yang dapat menghambat aliran di dalam sistem.

Tidak melakukan penggantian ban meski sudah botak juga dapat menghambat kerja sistem ABS. Sistem ABS tidak dapat bekerja efektif jika tapak ban sudah botak. Hal itu karena ban akan terus kehilangan traksi saat rem ABS bekerja.

Selain membuat jarak pengereman jadi lebih jauh dari kondisi normal, juga berdampak pada pengemudi kesulitan untuk mengendalikan arah mobil saat pengereman mendadak. Fungsi utama dari sistem ABS tidak tercapai karena mobil terus menggelosor dalam satu garis lurus saat pengereman.



WordPress Video Lightbox Plugin