Cari Kami

Pemeriksaan Komponen Motor Pasca Touring

Pemeriksaan Komponen Motor Pasca Touring

Setelah menempuh perjalanan jauh atau touring, beberapa komponen motor bisa mengalami keausan. Ada pula yang perlu diganti atau disetel ulang. Untuk itu, motor perlu pengecekan menyeluruh agar tetap dalam kondisi prima.

Jarak tempuh perjalanan memang sangat berpengaruh pada kondisi komponen motor. Nah, meski jarak tempuh perjalanan di bawah 1.000 km, ada beberapa area yang perlu diperiksa untuk memastikan motor bisa fit kembali. Seperti mesin, kelistrikan, kaki-kaki dan sistem rem.

Mesin

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah servis atau tune up. Tune up meliputi setel klep, ganti oli mesin, cek/ganti busi dan membersihkan karburator atau injektor. Tak ada salahnya ganti oli gardan untuk motor matic.

Namun, jika mesin motor sudah lebih dari 3 tahun dan belum pernah servis besar, sebaiknya sekaligus dilakukan servis besar. Perlakuannya sama dengan tune up, tapi ditambah membuka kepala silinder dan skir klep (merapatkan katup). Sekaligus membersihkan dari timbunan karbon.

Kelistrikan

Bagian yang perlu diperhatikan adalah lampu-lampu. Cek kondisi headlamp, stoplamp dan sein, apakah berfungsi dengan normal atau tidak. Terlebih bohlam headlamp, karena komponen ini vital untuk berkendara malam hari.

Aki juga perlu dicek agar semua yang berhubungan dengan kelistrikan berfungsi normal. Pastikan kutubnya tidak berkerak.

Berikutnya adalah soket sebagai penyambung kabel agar arus listrik tersalur sempurna. Jangan sampai ada karat (berwarna kehijauan). Jika ditemukan karat, bisa dihilangkan dengan cairan penetran. Pastikan soket terhubung dengan baik, sehingga terhindar dari panas berlebih yang bisa menyebabkan terbakar atau korslet. Jangan lupa cek klakson karena fungsinya vital untuk berkendara.

Baca Juga : Tips dan Trik Perawatan Motor Lawas Agar Tetap Nyaman Digunakan

Kaki-kaki dan sistem rem

Pemeriksaan kaki-kaki untuk memastikan tidak terjadi bearing roda yang goyang, pelek peyang, sokbreker bocor dan ban rawan kempis. Untuk itu, area ini perlu diperiksa satu persatu.

Pelek yang peyang bisa dipres ulang agar bentuknya bisa seperti semula. Sedangkan bearing roda goyang harus diganti agar kerusakan tidak merembet ke komponen lain.

Cermati ketebalan permukaan ban dan dari benda asing. Ganti ban jika sudah berada di batas tread wear indicator (TWI). Untuk sokbreker yang sudah bocor atau rusak, sebaiknya diganti agar tidak mengganggu pengendalian motor.

Biasanya, servis motor di bengkel umum atau resmi sudah mencakup pemeriksaan sistem rem. Mulai dari kondisi kampas rem hingga oli rem. Hal ini untuk memastikan kemampuan pengereman motor bisa kembali normal.



WordPress Video Lightbox Plugin