Panduan Jarak Aman Mengemudi di Jalan

Panduan Jarak Aman Mengemudi di Jalan

Panduan Jarak Aman Mengemudi di Jalan

Sebagian dari kita, mungkin pernah terlibat kecelakaan saat mengemudikan mobil di jalan. Meski banyak faktor, reaksi ternyata sangat penting untuk menghindari kecelakaan. Dengan reaksi yang cepat, serta ruang reaksi yang cukup, kita sangat mungkin terhindar dari kecelakaan.

Untuk mendapatkan ruang reaksi yang cukup, kita perlu memerhatikan jarak aman saat mengemudi. Hal ini diperlukan, agar ada cukup jarak dan waktu bagi kita untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan depan. Seperti apa caranya? Simak artikel ini selengkapnya.

Tabrakan dengan kendaraan di depan, atau tabrakan beruntun, sangat sering terjadi di jalan tol. Hal itu utamanya disumbang dari jarak aman kendaraan yang tidak memadai. Untuk itu, mulai sekarang kita harus mengatur jarak aman dengan kendaraan di depan kita. Beberapa institusi keselamatan berkendara, menyarankan untuk menjaga jarak setidaknya 3 detik, dengan kendaraan di depan.

Kita bisa menggunakan patokan yang ada di jalan, seperti tiang lampu, tiang rambu, atau bahkan jembatan. Saat bumber belakang mobil depan melintasi patokan yang kita tentukan, mulai hitung 3 detik sampai bumper depan mobil kita melewati patokan yang sama.

Cara untuk mendapatkan angka 3 detik yang pas adalah dengan mengucap “one thousand one, one thousand two, one thousand three”. Saat kami coba, pengucapan kalimat tadi setara dengan 3,15 detik. Jika belum selesai 3 detik, bumper kita sudah melewati patokan yang sama, artinya jarak kita masih terlalu dekat dengan kendaraan di depan. Kita perlu kurangi kecepatan, dan lakukan pengukuran jarak ulang, sampai bisa dapat jarak 3 detik dengan kendaraan di depan.

Baca Juga : Tips Berkendara Aman Saat Musim Hujan

Jika hujan lebat atau cuaca buruk, kita bisa tingkatkan jarak dengan kendaraan di depan menjadi 5 detik. Karena saat kondisi cuaca buruk, visibilitas kita tentu akan berkurang dan kemampuan pengereman yang harus lebih dipertimbangkan. Ingat, jangan nyalakan lampu hazard saat hujan! Lampu hazard yang menyala saat berkendara, bisa menyebabkan kebutaan sementara pada pengemudi di belakang kita! Jaga jarak aman ya Bro Deltalube.